Pada penantian yang tak pernah ku mengerti
selalu berbicara sendiri di dalam ruang kosong
terakhir pembicaraan itu membuat ku cengeng
untuk apa aku cengeng...?
hidup terus berjalan sendiri
rasakan dan nikmati sendiri cerita itu
Dulu...
atau kenangan di masa di awasi
selalu berkata hidup ini indah
kadang ku lupa
Sekarang...
atau kenyataan pada perginya pengawas
terasa ini tepian kain yang di raba
seperti perempuan usap air mata
Melayang di atas kecemasan tak di mengerti
sendiri...
sakit...
memintak...
di perhinaan...
di rendahkan...
menyatu menjadi mahluk menakutkan
mengisap setiap tetesan pengharapan
memberikan pehambaan pada ke angkuhan






0 komentar